Leather Indonesia Blognews

blog untuk pengembangan industri kulit dan informasi produk kulit di Indonesia

Industri Penyamakan Kulit Tertolong Pesanan Lokal

JAKARTA. Para pemain di industri penyamakan kulit boleh bernafas lega. Saat pasar ekspor tengah melesu, permintaan kulit dalam negeri justru meningkat. Kondisi ini sudah terasa sejak memasuki kuartal keempat 2008.

Tentu hal ini berdampak positif buat industri penyamakan kulit. Buktinya, saat ini produksi mereka melonjak hingga 25%, dari 60 juta kaki persegi (square feet) menjadi 75 juta square feet.

Permintaan kulit di pasar domestik naik lantaran permintaan dari sejumlah produsen sepatu meningkat. “Banyak produsen sepatu mengalihkan pembelian bahan baku kulit ke produsen lokal,” ujar Ketua Asosiasi Penyamakan Kulit Indonesia (Apki) Senjaya, Rabu (11/2).

Produsen kulit jelas tak mau menyia-nyiakan kesempatan bagus ini. Mereka langsung mengalihkan penjualan dari pasar ekspor ke pasar dalam negeri.

Selain produsen sepatu non branded (lokal), pesanan juga datang dari perusahaan sepatu branded, seperti Bucheri dan Geox. Asal tahu saja, kedua perusahaan ini telah mengalihkan semua pesanan bahan bakunya ke pemasok lokal.

Perusahaan sepatu memilih kulit lokal karena impor kurang efisien. Misalnya, mereka kesulitan melakukan komplain saat terjadi kekurangan atau kesalahan atas produk yang mereka pesan. “Selain itu, harganya juga mahal,” ujar Agit Punto Yuwono, Sekretaris Jenderal Apki.

Sebelumnya, produsen kulit mengandalkan pasar ekspor ke sejumlah negara tujuan seperti Amerika Serikat dan Eropa. Tapi sejak pasar ekspor menurun, mereka mengalihkan penjualan ke pasar domestik, yang sedang mengalami lonjakan permintaan.

Tampaknya, industri penyamakan kulit bakal tambah bergairah lagi. Soalnya, data Departemen Perindustrian menyebutkan, terdapat sekitar 22 perusahaan sepatu dunia berminat mengalihkan produksi ke Indonesia. Total investasinya mencapai US$ 700 miliar.

Sudah tentu, ini bakal mendatangkan berkah keuntungan bagi industri penyamakan kulit. “Ini potensi pembeli baru buat industri penyamakan kulit,” ujar Direktur Industri Aneka Departemen Perindustrian (Depperin) Budi Irmawan.

Nurmayanti

http://www.kontan.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: